Monday, 6 May 2013

THE WOLRD GOD ONLY KNOWS by Tamiki Wakaki

Minna san, ohayoo ^ ^
Aku mau posting percakapan antara Akari Urakawa dengan Keima Katsuragi..

FLAG. 113 A . 1

Akari Urakawa seorang gadis yang kurang manusiawi, tapi bermimpi membuat manusia sempurna tanpa cacat. Tak mampu diguncang ciuman dan tak mengandalkan siapapun. Dia mencari didalam dunianya sendiri.

" dunia manusia sempurna itu...dunia yang seperti apa, ya? "
" apa..semua orang melakukan tindakan yang benar? dan memiliki jiwa yang kuat? "
" tak ada perselisihan dan rasa cemas..dunia yang adil dan seimbang... "
" pasti luar biasa, ya..."
" jika ada dunia seperti itu..kita tak kan lagi memerlukan perasaan cinta..."
" jika semua orang sempurna..tak perlu lagi bertenggang rasa pada yang lain.."
" rasa saling mengerti dibutuhkan mahluk yang tak sempurna "
" cinta bukan hal yang bagus tanpa cela "
" kamu benar "
" ketidaksempurnaan manusia menimbulkan kemalangan..sesuatu yang konyol "
" kau benar "
" aku..sudah bosan dengan kematangan di dunia manusia.. "
" apa ada kejadian yang membuatmu berpikir seperti itu? "
" aku..dibesarkan dalam hidup yang serba ada "
" ha ha "
" apa itu lucu bagimu? "
" hidup serba ada yang sangat kotor ya? "
" hi hi "
" oh!kau bisa tertawa juga, ya "
" beda dengan penampilanmu, hatimu bersih "
" manusia sempurna...bahkan tak ada pembuat game yang berpikiran seperti itu... "
" apa menurutmu aku orang yang optimis? "
" justru orang yang pesimis..yang mencari kesempurnaa "
" ooh.. "
" aku masih berpikir dunia yang ideal itu ada disuatu tempat.. "
" tapi mungkin..itu bukan dunia yang sempurna.."

apa memiliki kelemahan itu..sesuatu yang buruk?
justru karena tak sempurna itu..semua orang merasakan kesuliran hati dan berpikir untuk maju terus, tak hanya diam saja....

" jika semuanya sudah selesai..manusia akan berhenti... "

ketidaksempurnaan adalah ideal....

" kalau begitu aku yang mengejar kesempurnaan pun tidak sempurna...begitu, kan? "
" ya, tidak sempurna.. "
" tapi itulah manusia yang ideal... "

No comments:

Post a Comment